Entah kamu pemula atau investor kripto berpengalaman, kamu pasti sudah tahu bahwa pasar kripto itu volatil. Biasanya ada momen harga tinggi dan rendah, yang bisa berujung untung atau rugi. Bull market adalah salah satu momen tinggi pasar.
Semua orang percaya waktu terbaik untuk meraup untung dari kripto adalah saat bull market. Pada periode ini, sentimen pasar positif dan menggembirakan investor. Tapi bagaimana sebenarnya bull market bekerja, dan bagaimana kamu bisa meraih keuntungan besar dari siklus bull 2024? Artikel ini membahas detailnya untuk membantumu mengambil keputusan investasi yang cerdas.
Apa Itu Bull Market Kripto?
Bull market adalah periode di sektor kripto ketika harga aset kripto umumnya naik. Periode ini ditandai harga yang menanjak dan pergerakan candlestick hijau. Di dunia keuangan, pasar disebut bullish ketika harga aset naik 20% atau lebih dari titik terendah terbarunya dalam suatu periode.
Penyebab utama tren bullish adalah kenaikan positif sentimen investor, yang menaikkan harga akibat permintaan lebih tinggi dan pasokan lebih rendah. Namun, tidak ada jaminan berapa lama tren bullish akan bertahan karena sifat pasar yang volatil.
Bull market biasanya terlihat dari tren naik harga kripto utama seperti Bitcoin dan Ethereum. Karena posisi Bitcoin sebagai koin terkemuka, investor altcoin dan meme coin biasanya mengikuti tren pasar Bitcoin, yang berdampak positif pada harga mereka.
Itulah sebabnya kamu akan melihat kenaikan harga secara umum dan perubahan signifikan pada fear and greed index pasar saat harga Bitcoin tinggi di bull market.
Terkait: Crypto Fear and Greed Index & Mengapa Itu Penting?

Cara Mengenali Bull Market
Pergerakan bullish BTC 2024 dan kemungkinan pemicunya. Sumber: CoinMarketCap
Selain prospek harga positif di pasar kripto yang lebih luas, kamu bisa mengenali tren bullish yang sedang berlangsung dari:
- Candlestick hijau di grafik harga
- Kenaikan volume perdagangan pasar secara keseluruhan
- Prediksi harga koin yang sangat optimistis dari analis
- Tren harga naik yang berkelanjutan
Tren Bullish Historis di Pasar Kripto
Sejak Bitcoin mulai diperdagangkan pada 2009, pasar kripto telah mengalami cukup banyak bull dan bear market. Di bawah ini, kami menyoroti beberapa momen puncak Bitcoin untuk menunjukkan siklus bull kripto yang penting.
Bull Run Pertama (2009-2011)
Ketika Bitcoin mulai diperdagangkan pada 2019, tidak ada standar harga untuk nilainya karena nyaris tak bernilai. Namun, koin ini akhirnya menyentuh angka $1 pada Februari 2011 dan mencapai setinggi $31 pada Juni di tahun yang sama. Kenaikan 1.000.000%+ itu adalah bull run terbesar saat itu karena minat investor awal setelah resesi 2008.
Siklus Bull Kedua (2012-2013)
Bull run pasar kedua terjadi setelah koreksi pasar yang membuat harga BTC jatuh ke sekitar $2 pada 2011. Pada November 2013, harga Bitcoin mencapai setinggi $1.163, naik lebih dari 58.000% dari titik terendah sebelumnya. Pemicu utama kenaikan harga 2013 adalah peristiwa halving pertama blockchain pada November 2012.
Bull Market Ketiga (2015-2017)
Bitcoin mencapai harga dasar baru sekitar $200 antara awal dan akhir 2015. Namun, siklus bull berikutnya dimulai pada akhir 2015 dan berlangsung sekitar dua tahun sampai Desember 2017. Selama periode ini, harga Bitcoin naik hingga sekitar $20.000, harga tertingginya saat itu. Alasan utama kenaikan harga yang luar biasa adalah penerimaan kripto yang lebih luas di kalangan investor di seluruh dunia, banyaknya penawaran koin perdana (ICO) yang menarik trader, dan meningkatnya jumlah investor kripto ritel.
Bull Run Keempat (2021-2021)
Meski koreksi pasar membuat harga Bitcoin menutup tahun 2018 di sekitar $3.700, koin ini memulai bull run lain pada Maret 2020. Awalnya harga memuncak di $5.000 pada 2020, tetapi hype kripto yang lebih besar selama dan setelah pandemi COVID-19 membuat BTC mencapai rekor tertinggi sepanjang masa $65.000 pada April 2021. Pasar tetap bullish sampai November 2021, ketika harga Bitcoin mencapai rekor tertinggi sepanjang masa lainnya di $69.000.
Selain pandemi, makin banyak investor institusi dan ritel tertarik pada Bitcoin seiring berkembangnya ruang decentralized finance (DeFi). Menariknya, koin papan atas lain seperti Ethereum dan Binance Coin (BNB) mencetak rekor baru selama puncak Bitcoin 2021.
Bull Run Kelima (2023-2024)
2022 sebagian besar bearish bagi investor kripto, dengan Bitcoin turun serendah $16.000 pada Desember 2022. Tren yang sama berlanjut ke 2023, tetapi koin ini bangkit kembali karena halving Bitcoin 2024 yang dinantikan dan potensi persetujuan exchange-traded fund (ETF) Bitcoin spot oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS.
Pada awal 2024, Bitcoin memuncak lagi hingga mencapai rekor tertinggi baru di atas $73.000 pada Maret 2024, sebulan sebelum halving 2024. Meski harga BTC terkoreksi, koin ini stabil di sekitar $63.000 sampai $65.000 per Mei 2024.
Terkait: Kripto Apa yang Terbaik untuk Dibeli Sekarang?

Strategi Investasi Terbaik di Bull Market
Sejarah menunjukkan Bitcoin dan pasar kripto yang lebih luas akan terus mengalami pergerakan bullish dan bearish. Namun, investor lebih mudah meraih untung dari bull market daripada bear market. Berikut beberapa strategi investasi yang bisa dipertimbangkan saat berinvestasi di kripto pada bull market.
Hodling
Strategi beli dan tahan adalah salah satu yang terbaik untuk investor jangka panjang di pasar. Jika kamu menghindari risiko dan ingin menghasilkan uang dari kripto, kamu bisa membeli kripto di harga rendah selama bear market dan menahannya sampai bull market baru.
Dengan pendekatan ini, kamu berpotensi mencatat keuntungan besar saat harga aset naik selama bull run. Kamu juga bisa memakai dana kripto kamu dengan kartu kripto fisik atau virtual kapan pun kamu mau.
Ambil Untung
Bull market biasanya menggoda investor, jadi kamu mungkin terus menahan dengan harapan mendapat untung lebih banyak. Namun, risiko tidak punya strategi keluar adalah penurunan harga tajam bisa terjadi kapan saja dan memengaruhi nilai asetmu.
Jadi, rencanakan keluarmu dengan menetapkan harga dan mengambil untung saat asetmu mencapai harga itu. Meski kamu mungkin melewatkan keuntungan lebih besar, mengambil untung akan melindungimu dari kehilangan keuntungan yang sudah diperoleh.
Diversifikasi Portofolio
Kebanyakan investor mengincar kripto papan atas seperti Bitcoin dan Ethereum. Meski aset ini lebih populer, mereka juga sangat volatil. Strategi yang baik adalah mendiversifikasi investasimu ke berbagai jenis aset di bursa terpusat atau terdesentralisasi. .
Misalnya, kamu bisa berinvestasi di Bitcoin dan stablecoin seperti USDT untuk menyeimbangkan risiko dan imbalan. Kamu juga bisa mempertimbangkan meme coin seperti Dogecoin dan Shiba Inu karena volatilitas tinggi dan potensi keuntungannya. Pada akhirnya, jaga keranjang investasi yang beragam dengan aset yang saling melengkapi.
Trading
Cara lain yang layak untuk berinvestasi di kripto selama bull market adalah lewat trading. Ini pendekatan investasi paling umum, dengan jutaan trader kripto di seluruh dunia. Namun, ada berbagai strategi trading kripto, tergantung tujuan investasi dan tingkat risikomu.
Misalnya, day trading memungkinkanmu memaksimalkan perubahan harga dalam satu hari, sedangkan swing trading memungkinkanmu menangkap keuntungan dari perubahan harga selama beberapa hari atau minggu.
Kamu juga bisa memakai dollar-cost averaging (DCA) untuk mengurangi risiko volatilitas dengan berinvestasi dalam jumlah tetap selama periode tertentu. Trader berpengalaman juga bisa mempertimbangkan leverage trading di pasar spot dan futures.
Staking
Jika kamu menghindari risiko dan ingin mendapat penghasilan pasif, maka staking kripto cocok untukmu. Staking kripto dalam bull run berarti mengunci asetmu di staking pool untuk mendapat hadiah berkala.
Misalnya, kamu bisa mengunci koin proof-of-stake seperti Ethereum di platform yang didukung untuk annual percentage yield (APY) sebesar 34,20%. Beberapa platform juga menawarkan staking fleksibel yang memungkinkan kamu menarik koin kapan saja beserta bunga yang terkumpul.
Terkait: Dasar-Dasar Trading Kripto: Strategi dan Alat Dasar
Manfaat dan Risiko Berinvestasi di Bull Market
Manfaat terbesar trading di bull market adalah kemungkinan meraih keuntungan besar karena harga koin yang naik. Namun, meski bull market berpotensi menguntungkan, ada risiko tertentu yang perlu diperhatikan.
Pertama, pasar kripto volatil, dan koreksi pasar bisa menghapus semua keuntunganmu atau modalmu. Faktor yang bisa membalikkan tren bullish yang sedang berlangsung meliputi:
- Sentimen pasar negatif.
- Perkembangan regulasi yang tidak menguntungkan.
- Inovasi teknologi.
- Suku bunga tinggi.
- Sentimen perilaku seperti panic selling.
Jadi, hindari ikut-ikutan orang banyak atau membeli aset karena takut ketinggalan (FOMO). Berinvestasilah hanya di kripto yang sudah kamu teliti dan yakin punya kasus penggunaan serta tim pengembang yang solid. Patuhi juga kebijakan AML dan KYC di yurisdiksimu.
Terkait: Cara Membeli Kripto di Aplikasi Dompet Kripto DeFi Terbaik
Tips Ahli untuk Memaksimalkan Bull Run Kripto
Seperti disebutkan sebelumnya, berinvestasi di bull run menuntut kesiapan mengelola risiko dan memaksimalkan peluang. Siap mulai berinvestasi? Berikut beberapa tips yang bisa diikuti:
- Miliki rencana/strategi investasi
- Lakukan riset yang memadai
- Diversifikasi investasimu
- Gunakan alat analisis teknikal untuk mengurangi risiko
- Hindari berinvestasi karena FOMO
- Trading di bursa yang aman dan tepercaya
Terkait: Dompet Kripto DeFi Terbaik untuk iOS dan Android
Penutup
Berinvestasi selama bull run kripto bisa mengasyikkan karena potensi keuntungan yang bisa kamu raih saat pasar bergerak sesuai keinginanmu. Namun, tidak ada yang dijamin di pasar kripto, dan prediksi sebagian besar bersifat spekulatif.
Jadi, pastikan kamu meriset dengan memadai untuk memahami regulasi yang memengaruhimu, termasuk hukum pajak kripto. Susun juga strategi yang fleksibel untuk mengurangi risiko dan membuat keputusan investasi yang sesuai dengan toleransi risikomu.
Perkuat Strategi Bull Market Kamu dengan Zypto App
Menavigasi lanskap bull market kripto yang dinamis membutuhkan alat yang menawarkan fleksibilitas sekaligus keamanan. Zypto App menonjol sebagai solusi serba ada, memungkinkan pengguna membeli, menjual, dan swap beragam aset kripto di banyak chain dengan mudah.
Selain trading, Zypto menyatukan fitur praktis seperti pembayaran tagihan kripto, kartu kripto virtual dan fisik, serta konversi fiat yang mulus lewat kemitraan dengan platform seperti MoneyGram dan integrasi seperti Revolut.
Keamanan adalah yang utama, dengan enkripsi canggih, autentikasi biometrik, dan Vault Key Card yang inovatif untuk memastikan asetmu tetap terlindungi.
Entah kamu investor berpengalaman atau baru mengenal dunia kripto, Zypto App menyediakan alat untuk memanfaatkan peluang bull market sambil tetap memegang kendali dan ketenangan pikiran. Jelajahi aplikasinya dan tingkatkan perjalanan investasimu.

FAQ
Bagaimana cara berinvestasi di kripto bull market?
Untuk berinvestasi di kripto bull market, fokus pada aset dengan fundamental kuat, potensi pertumbuhan, dan sentimen pasar positif. Diversifikasi portofolio di berbagai kripto, tetap ikuti tren pasar, dan pertimbangkan memakai dollar-cost averaging untuk mengurangi risiko.
Ke mana berinvestasi selama bull market?
Selama bull market, pertimbangkan berinvestasi di kripto mapan seperti Bitcoin dan Ethereum, serta altcoin menjanjikan dengan tim pengembang dan kasus penggunaan yang kuat. Proyek DeFi, platform NFT, dan gaming berbasis blockchain juga bisa menawarkan peluang. Selalu lakukan riset menyeluruh dan pertimbangkan toleransi risikomu.
Bisakah menghasilkan uang di bull market?
Ya, kamu bisa menghasilkan uang di bull market dengan membeli rendah dan menjual tinggi, memanfaatkan harga yang naik. Namun, penting untuk tetap mengikuti perkembangan, mengelola risiko, dan menghindari FOMO (fear of missing out) agar potensi keuntungan maksimal.
Topik terkait





