Modal adalah faktor besar yang dibutuhkan untuk berkembang di dunia DeFi. Bayangkan kamu ingin melakukan bridge token kamu ke blockchain lain atau ikut menyetor ke liquidity pool untuk mendapat bunga seiring waktu. Tapi, dana kamu terbatas untuk itu. Di situlah flash loan jadi berguna.
Kehadiran flash loan di ekosistem keuangan terdesentralisasi itu penting. Flash loan memungkinkan pengguna meminjam aset dari sebuah pool tanpa perlu jaminan. Flash loan juga memberi akses super cepat ke likuiditas untuk peluang trading yang menguntungkan. Siap belajar lebih jauh soal konsep besar ini? Yuk lanjut baca.
Apa Itu Flash Loan?
Flash loan adalah jenis pinjaman unik yang memungkinkan pengguna meminjam aset tanpa jaminan untuk mengakses protokol atau layanan DeFi. Flash loan ditenagai smart contract, yang membatalkan seluruh transaksi kalau pengguna tidak melunasinya dengan cepat.
Flash loan biasanya diterapkan di blockchain seperti Ethereum dan terintegrasi ke aplikasi terdesentralisasi seperti Aave atau Uniswap. Banyak pengguna memanfaatkannya untuk arbitrase. Prosesnya melibatkan pembelian kripto dengan harga lebih murah di satu bursa terdesentralisasi lalu menjualnya lebih tinggi di bursa lain. Selisih harga inilah yang bisa memberi kamu keuntungan.
Terkait: Membedah DeFi: Panduan Pemula untuk Keuangan Terdesentralisasi

Bagaimana Cara Kerja Flash Loan?
Pada pinjaman tradisional, peminjam biasanya menyerahkan aset sebagai jaminan untuk mendapat pinjaman. Kalau peminjam gagal bayar, pemberi pinjaman bisa mengambil aset jaminan itu untuk menutup pinjamannya. Tapi, flash loan main di liga yang berbeda, kamu tidak butuh jaminan apa pun.
Meski begitu, kamu wajib melunasi pinjaman itu dalam transaksi yang sama. Kalau tidak, seluruh transaksinya dibatalkan. Jadi, gagal bayar pada flash loan jadi hampir mustahil.
Coba bayangkan cara kerjanya lewat skenario ini: seorang pengguna ingin memanfaatkan peluang arbitrase pada token yang baru diluncurkan dan butuh ETH senilai $100.000 untuk mengambil untung dari selisih harga token itu. Pertama, pengguna memilih platform DeFi yang mendukung flash loan.
Setelah itu, mereka menghubungkan dompet mereka ke platform, dan sebuah smart contract dibuat. Lalu, pemberi pinjaman mengirim ETH senilai $100.000 ke pengguna. Setelah menerima dananya, pengguna memakainya untuk arbitrase pada token tersebut dan meraih keuntungan.
Lewat smart contract, trader mengembalikan dana pinjaman plus bunga (misalnya 0,3%) ke pemberi pinjaman. Kalau dilunasi penuh, mereka bisa mengulangi prosesnya. Tapi, kalau pengguna gagal bayar, smart contract membatalkan transaksinya dengan mengembalikan dana pinjaman ke pemberi pinjaman.
Terkait: Apa Itu DeFi Lending? Panduan Pemula untuk Pinjaman Kripto Terdesentralisasi
Apa Bedanya Flash Loan dengan Pinjaman Biasa?
Sebagian besar orang sudah paham seluk-beluk pinjaman biasa. Umumnya, pemberi pinjaman menyerahkan uang ke peminjam yang sepakat melunasinya seiring waktu beserta bunga. Flash loan bekerja mirip, tapi punya sifat unik yang membedakannya dari pinjaman tradisional.
Flash loan memakai smart contract, yang memastikan syarat pinjaman (seperti waktu pelunasan dan bunga yang dikenakan) sudah disepakati sebelum dana berpindah dari pemberi pinjaman ke peminjam. Penting dicatat bahwa peminjam wajib melunasi pinjamannya dalam transaksi yang sama. Kalau pengguna gagal memenuhi syarat sederhana ini, smart contract langsung membatalkan transaksinya.
Selain itu, pinjaman tradisional sering butuh jaring pengaman untuk pemberi pinjaman (jaminan) kalau peminjam gagal bayar. Flash loan berbeda, karena keamanan pinjamannya datang dari syarat pelunasan instan. Jadi, dana pemberi pinjaman tidak pernah berisiko sama sekali.
Yang menonjol, proses untuk mendapat pinjaman konvensional biasanya panjang, karena persetujuan, pencairan, dan pelunasannya bisa butuh berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Sebaliknya, flash loan itu instan. Tabel di bawah menunjukkan perbandingan singkat keduanya.
| Fitur | Pinjaman Tradisional | Flash Loan |
| Jaminan | Diperlukan | Tidak diperlukan |
| Waktu Pelunasan | Bisa lebih lama. Bisa butuh berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bertahun-tahun. | Biasanya instan (dalam transaksi yang sama) |
| Mekanisme Keamanan | Jaminan | Kontrak pintar |
| Kasus Penggunaan | Investasi jangka panjang | Arbitrase atau trading cepat yang menguntungkan |

Platform Ternama yang Menawarkan Flash Loan
Flash loan adalah inovasi yang luar biasa, jadi tidak mengejutkan kalau banyak platform memanfaatkannya. Yuk lihat lebih dekat beberapa pemain kunci di bidang ini:
Aave
Aave, yang diluncurkan sebagai ETHlend pada 2017, berganti nama pada 2018. Berbasis Ethereum, platform ini memungkinkan pengguna membuat pasar uang dan berjalan dengan sistem dua token: aToken untuk bunga berbunga dan LEND untuk tata kelola. Biaya flash loan-nya saat ini 0,09%, dan bisa disesuaikan lewat tata kelola.
dYdX
dYdX menawarkan flash loan tanpa risiko gagal bayar. Platform ini jadi sangat menarik untuk pinjaman besar sejak memperkenalkan pinjaman bebas biaya pada Februari 2020. dYdX cocok untuk pengguna yang paham teknologi dan mencari solusi pinjaman yang cepat dan efisien.
Uniswap
Uniswap adalah bursa terdesentralisasi (DEX) terkemuka yang memungkinkan pengguna trading tanpa perantara. Uniswap berjalan di berbagai blockchain, termasuk Ethereum, Binance Smart Chain, dan Polygon. Uniswap memakai token UNI untuk tata kelola, sehingga pemegangnya bisa ikut memilih keputusan platform.
Equalizer
Equalizer Finance bangga menjadi platform flash loan pertama yang khusus untuk DeFi, dan berjalan di Ethereum, Polygon, serta Binance Smart Chain. Platform ini menawarkan pinjaman dengan biaya 0%, sehingga menarik bagi pengguna yang mencari solusi pinjaman yang hemat.
Solend
Solend adalah platform DeFi di blockchain Solana. Solend menawarkan pinjaman yang tidak butuh jaminan, sehingga pengguna bisa mengakses dana dengan cepat. Solend bekerja sama dengan Hawksight dan GoblinGold untuk membuat flash loan-nya open source, sehingga protokol DeFi lain bisa memanfaatkan dan mengaksesnya. Biaya pinjaman ini di Solend saat ini 0,3%.

Manfaat Flash Loan
Flash loan menawarkan manfaat menarik di DeFi, yang membuatnya jadi alat ampuh bagi investor dan pengguna yang cermat. Yuk bahas kelebihannya di bawah ini:
Tanpa Jaminan
Flash loan berbeda dari jenis konvensional karena tidak butuh jaminan apa pun. Artinya kamu bisa mengakses dana besar tanpa memakai asetmu sebagai agunan. Ini membuka peluang bagi pengguna untuk ikut trading dan investasi bernilai besar tanpa ribet.
Bisa Diakses Seketika
Akses dana seketika bisa jadi pembeda utama antara menangkap peluang menguntungkan dan kehilangannya. Karena itu, flash loan dieksekusi dalam satu transaksi blockchain, biasanya dalam beberapa detik atau menit. Jadi, kamu bisa meminjam, memakai, dan melunasi pinjamannya hampir seketika.
Membuka Peluang Arbitrase
Dengan memanfaatkan jenis pinjaman ini, trader bisa mengambil untung dari selisih harga antar bursa kripto atau platform DeFi. Kamu bisa meraih keuntungan cepat dalam hitungan detik dengan membeli murah di satu pasar dan menjual mahal di pasar lain.
Menyediakan Likuiditas
Flash loan bisa menyediakan likuiditas untuk bursa terdesentralisasi dan liquidity pool. Ini membantu platform berjalan lancar dengan memastikan likuiditasnya cukup untuk aktivitas trading. Dengan ikut menyetor ke liquidity pool, kamu membantu ekosistem bursa sekaligus mendapat biaya atau hadiah.
Menawarkan Keunggulan Biaya Lebih Rendah
Jenis pinjaman ini lebih hemat dibanding pinjaman tradisional karena menghilangkan entitas terpusat di blockchain. Tanpa perantara, biaya yang menyertai peminjaman jadi lebih kecil, sehingga peminjam menghemat pengeluaran untuk biaya dan bunga.

Sumber: Techpedia
Risiko yang Menyertai Flash Loan
Flash loan itu seperti koin dengan dua sisi. Selain manfaatnya yang luar biasa, ada risikonya juga. Yuk telusuri risikonya dan lihat cara terbaik memanfaatkan pinjaman ini.
Smart Contract Bisa Punya Celah
Flash loan bergantung pada smart contract untuk memindahkan dana dari pemberi pinjaman ke peminjam dengan lancar. Kalau kodenya punya bug atau celah, hacker bisa mengeksploitasinya, yang berujung pada hilangnya dana dan pembajakan dompet. Karena itu, keamanan smart contract jadi sangat penting di platform yang mendukung pinjaman ini.
Price Slippage Bisa Terjadi Saat Transaksi
Price slippage bisa terjadi saat kamu mengeksekusi trading atau swap. Ini terjadi ketika harga suatu aset berubah pada saat kamu merencanakan tradingnya. Karena pengguna trading dengan modal besar, order bisa jadi sulit terisi.
Akibatnya, melunasi pinjaman jadi sulit dan berpotensi menimbulkan kerugian. Ketika kerugian itu terjadi, peminjam menanggungnya lewat gas fee sementara dana yang dipinjam kembali dengan aman ke pemberi pinjaman.
Gas Fee Tinggi Bisa Mengurangi Keuntungan Pinjaman
Meski flash loan itu hemat (karena tanpa perantara), pinjaman ini melibatkan banyak interaksi smart contract dalam satu transaksi. Di jaringan seperti Ethereum, transaksi bisa memakan banyak gas. Ketika gas fee tinggi, biaya eksekusinya bisa menggerus keuntunganmu. Ibarat membayar tol yang mahal, perjalanannya jadi kurang sepadan.
Volatilitas Pasar Bisa Menyebabkan Kerugian
Memanfaatkan pinjaman ini biasanya butuh kondisi pasar yang tepat. Perubahan harga yang cepat bisa memengaruhi keberhasilan strategi flash loan. Misalnya, kalau pasar tiba-tiba jadi bearish, semua rencana pembelianmu bisa gagal dan menimbulkan kerugian besar.
Serangan Flash Loan dan Ancaman bagi Keamanan DeFi

Sumber: Immunebytes
Antara 2020 dan 2022, dilaporkan hampir $2,5 miliar dicuri dari platform DeFi, dengan banyak serangan yang melibatkan flash loan. Selain membuka pintu bagi trader yang cerdik, jenis pinjaman ini juga menarik pihak jahat yang mencari kelemahan di platform keuangan terdesentralisasi.
Ini contoh sederhana serangan flash loan: penyerang mengambil flash loan besar berupa token A. Setelah itu, mereka swap token A ke token B di sebuah bursa terdesentralisasi (DEX). Aksi ini menurunkan harga token A (karena order jual yang besar) dan menaikkan harga token B.
Penyerang lalu menyetor token B sebagai jaminan di protokol DeFi lain yang memakai harga DEX yang sudah menggelembung itu. Dengan nilai token B yang menggelembung, penyerang meminjam lebih banyak token A. Token A hasil pinjaman itu lalu dipakai untuk melunasi flash loan yang pertama.
Setelah itu, mereka menyimpan sisanya (token A yang asli plus token B yang dijaminkan) sebagai keuntungan. Ketika harga kembali normal, protokol DeFi tertinggal dengan posisi yang jaminannya kurang, sehingga platformnya merugi besar.
Pada Mei 2021, protokol Pancake Bunny di Binance Smart Chain kehilangan lebih dari 7 juta token BUNNY dan 114.000 BNB dalam serangan flash loan. Kejadian ini membuat nilai BUNNY turun 96% dan platformnya merugi $200 juta.
Nikmati Akses Mudah ke Layanan DeFi Terbaik dengan Zypto
Betul, flash loan adalah alat keuangan yang mengubah banyak hal karena menawarkan peminjaman instan dan peluang arbitrase. Ini membuka kemungkinan trading yang menarik bagi pengguna yang cermat. Tapi, kekuatan besar datang bersama tanggung jawab besar.
Sifat flash loan yang cepat dan tanpa jaminan itu berisiko. Sebagian protokol mungkin tidak seaman yang lain, sehingga rentan dieksploitasi. Karena itu, developer wajib memahami risiko ini dan membangun aplikasi yang lebih kuat dan lebih aman.
Untuk melewati lanskap DeFi ini dengan mulus dan menekan risiko seperti itu, Zypto siap membantu. Kami menyediakan platform yang aman dan mudah dipakai untuk mengelola aset kriptomu. Aplikasi mobile Zypto menghubungkan kamu ke protokol DeFi yang aman dan andal serta menyederhanakan alat keuangan yang rumit. Yuk unduh aplikasinya sekarang dan rasakan masa depan keuangan dengan percaya diri.

FAQ
Apa itu flash loan?
Flash loan adalah jenis pinjaman unik yang memungkinkan pengguna meminjam aset tanpa jaminan untuk mengakses protokol atau layanan DeFi. Flash loan ditenagai smart contract, yang membatalkan seluruh transaksi kalau pengguna tidak melunasinya dengan cepat.
Kenapa orang memakai flash loan?
Orang memakai flash loan untuk trading arbitrase, sehingga mereka bisa memanfaatkan selisih harga antar pasar tanpa perlu modal di awal.
Flash loan juga bisa membantu menyediakan likuiditas untuk bursa terdesentralisasi dan liquidity pool.
Apakah flash loan itu sah?
Ya, flash loan sah di dunia DeFi. Flash loan berjalan lewat smart contract di blockchain.
Tapi, keabsahannya bergantung pada cara pemakaiannya; banyak orang memakainya untuk strategi keuangan yang etis, namun flash loan juga pernah dieksploitasi untuk menyerang protokol yang rentan.
Bagaimana cara meminjam flash loan?
Untuk meminjam flash loan, kamu harus memakai platform DeFi yang menawarkannya, seperti Aave, Solend, atau dYdX.
Sambungkan dompetmu ke platform itu dan buat smart contract yang menentukan jumlah pinjaman dan syarat pelunasannya. Lalu, jalankan operasi yang kamu rencanakan dan lunasi pinjamanmu dalam transaksi yang sama.
Topik terkait





