Hampir tidak ada orang yang hanya punya satu wallet. Ada wallet Bitcoin dari bertahun-tahun lalu, wallet EVM untuk DeFi, satu lagi yang dibuat untuk satu token saja dan nyaris tidak pernah dibuka lagi sejak itu. Untuk mengecek semuanya, kamu harus membuka tiga atau empat app dan mengingat-ingat mana yang mana.
Zypto App menampung semuanya. Bawa masuk satu wallet dengan seed phrase atau private key-nya, dan wallet itu langsung berdampingan dengan semua aset lain yang kamu miliki, di dalam satu app yang bisa swap, bayar tagihan, beli gift card, isi saldo kartu, dan memutar saldo kamu jadi lebih berguna. Wallet itu tetap milikmu sepenuhnya, sepanjang waktu. Zypto tidak pernah menyimpannya untukmu, dan kamu bisa mengeluarkannya kapan saja kamu mau.
Begini caranya.
Empat cara menambahkan wallet
Buka Zypto App, masuk ke Wallets, lalu tap ikon +. Ada empat pilihan:
- Create New Wallet, kalau kamu lebih suka mulai dari nol.
- Import with Seed Phrase, untuk wallet yang kamu punya kata pemulihannya.
- Import with Private Key, untuk satu key saja, di satu chain atau di semuanya sekaligus.
- Read-Only (Watch-Only), untuk memantau saldo dan aktivitas sebuah wallet lewat alamat publiknya.
Tiga jalur import ini yang kamu butuhkan kalau kamu sudah punya kripto di tempat lain.
Import dengan seed phrase
Ini jalur yang dipakai kalau kamu punya kata pemulihan / seed phrase.
- Tap +, lalu Import with Seed Phrase.
- Ketik frasamu, satu spasi di antara tiap kata. Tap lama akan memunculkan opsi paste kalau kamu tidak ingin mengetiknya.
- Beri nama wallet ini supaya kamu bisa membedakannya dari yang lain.
Frasa bisa terdiri dari 12, 18 atau 24 kata. Cukup spasi tunggal, tanpa tanda baca, tanpa kapital tambahan yang perlu dipusingkan.
Import dengan private key
Private key hanya mencakup satu wallet, bukan seluruh rangkaian alamat turunan, jadi jalur ini menanyakan satu hal tambahan di awal.
- Tap +, lalu Import with Private Key.
- Pilih Master Key (for All Chains), atau pilih blockchain atau network spesifik tempat key kamu berasal dari daftar.
- Beri nama wallet.
- Tempel key-nya.
Itu saja. Sekitar tiga puluh detik dan wallet-nya sudah masuk.
Wallet lain yang bisa kamu bawa masuk
Update v1.29 memperluas jenis wallet yang bisa dibawa masuk Zypto App. Sekarang kamu bisa membawa:
- XRPL secrets, termasuk key versi pendek yang lebih lama, yang masih dipakai banyak wallet XRP lama.
- Wallet Sui.
- Wallet Dash.
- Semua format alamat Bitcoin, yang lama maupun yang modern.
- Akun HIVE, pada wallet yang dibawa masuk dengan recovery phrase. Kamu juga bisa membuat akun HIVE langsung di dalam app pada wallet-wallet itu, dan HIVE akan muncul di layar Receive kamu.
Zypto App mengecek setiap import terhadap wallet yang sudah kamu miliki, jadi setiap wallet hanya muncul sekali, dan langsung mengonfirmasi jenis key begitu kamu menempelkannya.
Tambahkan wallet sebagai read-only
Read-only adalah opsi yang kadang terlewat begitu saja, padahal menjawab pertanyaan yang terus muncul: bagaimana caranya memantau wallet yang tidak sedang kamu pakai?
Yang ini cuma butuh alamat publik. Tanpa seed phrase, tanpa private key.
- Tap +, lalu Read-Only (Watch-Only).
- Pilih blockchain atau network.
- Beri nama wallet-mu.
- Tempel alamat publik wallet-nya.
Zypto App lalu memantau saldo dan aktivitas wallet itu untukmu. Pantau cold wallet, wallet tempat kamu memindahkan kepemilikan jangka panjang, atau alamat yang sekadar ingin kamu awasi. Apa pun yang ditambahkan lewat cara ini tidak bisa dipindahkan, dikirim, atau dipakai membayar dari dalam Zypto App.
Ada juga kegunaan keduanya. Wallet read-only bisa dijadikan wallet sekunder di Rewards Hub, jadi saldo yang sengaja kamu diamkan tetap terhitung untuk rewards Zyptopia kamu.
Apa yang bisa dilakukan wallet begitu masuk
Import hanya butuh beberapa detik. Ini yang terbuka begitu wallet-nya masuk, semuanya dalam satu tempat, tanpa memindahkan apa pun ke mana pun:
- Kirim kripto ke siapa saja, di mana saja, kapan saja.
- Swap antar chain dari wallet multichain tanpa harus berpindah-pindah app.
- Bayar tagihan dan isi pulsa.
- Beli gift card dan kartu virtual prabayar dari satu katalog.
- Isi saldo kartu Zypto.
- Kumpulkan ZYPs sambil jalan.
- Pasangkan Vault Key Card dan pindahkan key-nya ke cold storage.
Kriptomu berhenti jadi sekadar saldo yang kamu cek, dan berubah jadi uang yang bisa kamu pakai.
Menjaga key kamu
Seed phrase dan private key kamu adalah wallet-nya. Siapa pun yang memegangnya, memegang uangnya, dan itulah sebabnya tidak ada pihak resmi yang akan pernah memintanya darimu.
Ketikkan hanya di Zypto App, tidak di tempat lain. Jangan di chat support, jangan di situs yang menawarkan untuk “memvalidasi” atau “menyinkronkan” wallet-mu, jangan juga ke siapa pun yang menghubungimu duluan. Simpan frasa itu tertulis secara offline, jauh dari galeri foto dan app catatan kamu. Kalau kamu lebih suka sekadar memantau saldo wallet tanpa mengimportnya, pakai opsi read-only di atas.
Mengeluarkan wallet kembali
Setiap wallet yang bisa kamu bawa masuk, bisa juga kamu keluarkan lagi. Export selalu tersedia kapan pun kamu membutuhkannya, jadi kamu tidak akan pernah terjebak di satu app untuk menjangkau uangmu sendiri, dan itulah prinsip yang mendasari rilis import dan export pertama. Untuk menghapus wallet dari Zypto App, buka wallet-nya, tap Settings di kanan atas, lalu Remove Wallet.
Key kamu, wallet kamu, uang kamu.
Siap menyatukan semua wallet kamu? Download Zypto App, tap ikon +, dan pilih sesukamu.
Bebaskan Uangmu. Dengan Zypto.






























