Bitcoin, Ethereum, dan aset kripto lainnya dikenal karena keuntungan investasinya dan perannya membantu pengguna menyimpan nilai. Namun, mereka melangkah lebih jauh dengan mengubah cara kerja pembayaran dan pembelian online.
Ketika Bitcoin diciptakan, salah satu tujuan utamanya adalah pembayaran anonim, dan aset digital setelahnya mengikuti jejaknya. Hari ini, kamu mungkin tidak bisa menebak berapa harga sebuah koin pada detik berikutnya, tetapi kamu bisa yakin bahwa aset kripto apa pun bisa dipakai untuk pembayaran online yang lancar.
Tapi bagaimana persisnya cara membayar barang online dengan kripto? Simak terus karena kami akan menguraikannya.
Mengapa Memakai Bitcoin untuk Belanja Online?
Bitcoin dan aset kripto lainnya perlahan menjadi pilihan utama untuk transaksi online. Ribuan merchant dan bisnis di lebih dari 140 negara mendukung opsi pembayaran ini sebagai imbalan barang dan jasa mereka.
Beberapa alasan merchant dan konsumen memilih aset kripto ketimbang pembayaran tradisional antara lain:
Biaya Lebih Rendah
Tidak seperti metode pembayaran tradisional seperti kartu kredit dan debit, pembayaran aset kripto nyaris tidak menimbulkan biaya. Dengan begitu, kamu bisa menghapus biaya besar yang muncul saat memakai kartu kredit atau transfer bank langsung, jika kamu memilih kartu kripto atau dompet yang andal untuk membayar secara online.
Pada saat yang sama, bisnis yang menerima pembayaran Bitcoin bisa menghemat biaya dengan memproses transaksi tanpa biaya rutin seperti chargeback, biaya pemeliharaan akun, dan pungutan lainnya.
Ini karena kamu tidak butuh perantara seperti bank dan lembaga keuangan lain. Yang kamu butuhkan hanyalah pemroses kripto tepercaya untuk mengonversi aset kriptomu ke fiat.
Instant Transactions
Alasan lain orang lebih memilih pembayaran kripto untuk transaksi online adalah kecepatan transaksinya. Aset kripto beroperasi memakai teknologi blockchain, sehingga mampu mengeksekusi transaksi nyaris seketika.
Misalnya, jaringan Bitcoin Lightning Network bisa memproses hingga 1 juta transaksi per detik. Jadi, sebuah BTC pembayaran memakai jaringan tersebut akan selesai dalam waktu kurang dari satu menit. Artinya, penjual tidak perlu menunggu sampai 3 hari kerja untuk menerima dana di akun merchant-nya, dan pelanggan juga bisa membayar tanpa repot.
Pembayaran Tanpa Batas Negara
Bertransaksi online dengan mata uang fiat bisa merepotkan karena keterbatasannya. Biasanya, tiap negara punya aturan seputar penggunaan mata uangnya. Begitu pula, sebagian negara membatasi mata uang yang boleh diterima merchant sebagai imbalan barang dan jasa
Jadi, kamu mungkin tidak bisa membeli dan menjual produk dengan mata uang seperti USD dan EUR di sebagian belahan dunia. Aset kripto menghapus keterbatasan ini dengan menawarkan transaksi tanpa batas negara. Karena sifatnya terdesentralisasi, aset kripto tidak terikat pembatasan semacam itu, sehingga menjadi opsi paling mudah diakses untuk belanja online.
Sebagai pengusaha, kamu bisa menerima pembayaran dari pelanggan di seluruh dunia. Mereka pun bisa membayar dengan lancar, di mana pun mereka berada.
Keamanan yang Lebih Baik
Keunggulan lain menerima pembayaran kripto bagi bisnis, dan berbelanja di merchant yang menyediakan opsi ini, adalah keamanannya yang kokoh. Berkat struktur teknologi blockchain, transaksi aset kripto sangat aman.
Transaksi dikonfirmasi oleh penambang atau smart contract, sehingga sulit diakses peretas atau penjahat siber lainnya. Selain itu, kriptografi jaringan mengamankan transaksi untuk mencegah pembayaran palsu atau pembelanjaan ganda, yang lazim terjadi di dunia pembayaran tradisional.
Dari sudut pandang individu, Bitcoin memungkinkan pembayaran anonim. Jadi, kamu tidak perlu memberikan informasi sensitif yang bisa dicuri peretas atau dipakai untuk merugikanmu, seperti detail kartu kredit, nomor jaminan sosial (SSN), dan alamat.
Convenience
Konsumen online pada umumnya ingin membayar tanpa repot. Namun, pembayaran tradisional membawa masalah seperti gangguan jaringan bank, banyaknya dokumen, dan urusan aturan. Dengan aset kripto, kamu bisa membayar online dengan nyaman tanpa mengkhawatirkan masalah semacam itu.
Misalnya, kamu bisa mengintegrasikan dompet aset kripto, kartu virtual, atau aplikasi trading di ponsel atau komputermu untuk mengirim dari mana saja. Merchant juga bisa dengan nyaman mengonversi dana kripto yang diterima ke mata uang lokalnya di satu tempat, asalkan perangkat lunak pembayarannya terintegrasi dengan alat pemroses kripto yang menyediakan konversi langsung.

Cara Membayar Online Memakai Kripto
Setelah kamu tahu sebagian manfaat menerima pembayaran kripto untuk bisnismu atau membayar belanja dengan Bitcoin, mari kita masuk ke detail cara melakukan pembayaran kripto online.
Langkah 1: Dapatkan dompet kripto
Saat memikirkan cara membayar dengan Bitcoin secara online, dompet kripto adalah syarat mutlak. Dompet memungkinkanmu mengelola, menyimpan, mengirim, dan menerima kripto dengan mudah. Jadi, kamu butuh satu untuk melakukan pembayaran kripto di toko online favoritmu.
Ada banyak dompet di pasaran untuk dipilih. Kalau kamu lebih suka hot wallet, kamu bisa memilih opsi tepercaya seperti Zypto App, Trust Wallet, dan MetaMask. Sebaliknya, kamu bisa memilih dompet Ledger atau Trezor kalau kamu menyukai opsi cold wallet.
Dompet ini mendukung ribuan aset kripto, jadi kamu bisa menyimpan, mengirim, dan menerima banyak koin di satu tempat.
Langkah 2: Beli Bitcoin atau aset kripto lainnya
Setelah menyiapkan dompet untuk Bitcoin self-custody, pergilah ke bursa aset kripto tepercaya untuk membeli Bitcoin atau aset digital lainnya. Bursa yang populer antara lain Binance, Coinbase, dan eToro.
Setelah membuat akun trading di bursa pilihanmu, setorkan dana memakai kartu kredit/debit atau kripto. Setelah itu, masuk ke pasar dan beli kriptonya.
Langkah 3: Pindahkan kripto ke dompetmu
Setelah berhasil membeli koinnya, pindahkan ke dompetmu. Ini mirip menyimpan uang fiat di dompet fisik. Bedanya, dompet ini menyimpan kunci privat (atau kata sandi) kamu dan membiarkan koinmu tetap di blockchain-nya, alih-alih benar-benar menyimpan uangnya untukmu.
Untuk melakukan transfer, buat alamat dompet atau kode QR untuk menerima kripto, lalu pindahkan sejumlah koin yang ingin kamu belanjakan ke alamat tersebut. Dananya seharusnya sampai di dompetmu dalam waktu singkat.
Langkah 4: Pilih toko yang menerima BTC
Cari toko yang menjual produk favoritmu dan menerima pembayaran aset kripto. Produknya mencakup berbagai kategori yang akan kamu temukan di situs e-commerce, mulai dari gadget/elektronik, pakaian, ponsel pintar, makanan, dan lainnya.
Masukkan produk yang kamu inginkan ke keranjang lalu lanjut ke checkout. Di sini kamu akan melihat metode pembayaran kripto dan koin yang didukung untuk dipilih.
Langkah 5: Bayar produk dengan kripto
Setelah memilih opsi pembayaran yang kamu suka, merchant akan menampilkan alamat dompet yang kompatibel untuk tujuan transfer dana kripto. Misalnya, kalau kamu memilih BTC sebagai opsi pembayaran, situs e-commerce akan langsung membuat alamat BTC yang unik. Kalau altcoin seperti ETH, prosesnya sama.
Namun, perhatikan jaringan dompet penerima dan pilih jaringan yang sama di dompet Bitcoin-mu. Misalnya, kalau merchant punya alamat dompet USDT-TRON, kamu harus memilih opsi itu di dompetmu sebelum mengirim dana agar asetmu tidak hilang di tengah jalan.
Setelah itu, masukkan jumlah kripto yang akan dibayarkan dan selesaikan transfernya.
Hal yang Perlu Dipertimbangkan Saat Melakukan Pembayaran Kripto Online
Ada banyak manfaat memakai BTC dan aset lain untuk belanja online. Namun, ada juga kelemahan penting yang perlu dipertimbangkan, entah kamu merchant yang menerima kripto atau konsumen yang melakukan pembayaran kripto.
Pertama, pasar kripto itu volatil, jadi harga koin naik turun dari waktu ke waktu. Artinya, nilai dana yang kamu terima atau yang ada di dompetmu bisa anjlok tajam dalam hitungan menit.
Begitu pula, kamu bisa kehilangan koinmu, entah kamu memakai hardware wallet atau dompet perangkat lunak. Misalnya, kalau hot wallet kamu diretas, kunci privatmu hilang, atau hardware wallet kamu raib, kamu bisa jadi tidak dapat mengambil kembali koinmu.
Jadi, memakai dompet Bitcoin tepercaya untuk menyimpan asetmu dan menjaga kunci privat tetap aman adalah keharusan.
Terakhir, kamu bisa menghadapi persoalan hukum kalau tidak melaporkan pajak kriptomu dengan benar. Artinya, kamu harus memahami aturan kripto di yurisdiksimu dan bertindak sesuai aturan itu.
Penutup
Teknologi blockchain dan aset kripto telah mengubah pembayaran online bagi bisnis e-commerce. Dengan beragam aset seperti Bitcoin dan Ethereum, kamu bisa membayar produk atau jasa secara online dengan nyaman.
Baik kamu pemilik bisnis yang menerima kripto maupun konsumen yang ingin membayar belanja atau tagihan online, Zypto App membuat aset kripto jadi mudah untuk semua orang. Lihat rangkaian produk dan layanan kami yang melayani segala jenis pengguna kripto, mulai dari kartu kripto fisik dan virtual hingga dompet aset kripto dan kustodi aset.

FAQ
Bisakah belanja online dengan aset kripto?
Ya, kamu bisa belanja online dengan aset kripto lewat berbagai platform dan layanan yang menerima mata uang digital sebagai pembayaran. Situs seperti Overstock, Newegg, dan toko-toko Shopify mendukung pembayaran kripto, sering kali lewat pemroses pembayaran pihak ketiga seperti Zypto atau Coinbase Commerce.
Bagaimana cara memakai kripto untuk belanja sehari-hari?
Untuk memakai kripto dalam belanja sehari-hari, kamu bisa memakai kartu kripto prabayar, seperti yang ditawarkan Zypto, Coinbase, atau BitPay, yang mengonversi kriptomu ke fiat di titik pembayaran. Kamu juga bisa memakai pemroses pembayaran seperti BitPay untuk berbelanja di merchant yang menerima kripto secara langsung.
Apakah Amazon menerima kripto?
Sampai saat ini, Amazon tidak menerima aset kripto secara langsung sebagai pembayaran. Namun, kamu bisa memakai layanan pihak ketiga atau kartu debit kripto untuk berbelanja di Amazon dengan aset digitalmu.
Related topics





